Kesehatian dalam Menyembah Allah yang Benar - Edisi 23 Feb 2025

1 TAWARIKH 16:7-36

PENJELASAN TEKS

Saudaraku yang dikasihi Tuhan,

Ayat 7 – 18 Penyembahan kepada TUHAN dari Bani Asaf. Salah satu pernyataan penulis I Tawarik pada pasal 16 : 7 pernyataan tentang “Daud untuk pertama kali menyuruh Asaf dan saudara-saudara sepuaknya Menyanyikan syukur bagi TUHAN." Nyanyian-nyanyian penyembahan yang dinyanyikan bani Asaf isinya memperlihatkan "bentuk dasar penyembahan kepada TUHAN", bentuk dasar penyembahan dimaksud, diurut dengan Bagian pembuka dimulai dengan:

  1. Sembahlah TUHAN dan ungkapkanlah syukur kepada TUHAN, panggil nama TUHAN, perkenalkan perbuatan-perbuatan TUHAN kepada bangsa- Bangsa (ay 8). Nilai utama penyembahan ada pada ungkapan syukur, dan pewartaan tentang kebesaran TUHAN kepada dunia.
  2. Sembahlah TUHAN dengan puji-pujian dalam bentuk nyanyian, mazmur dan mempercakapkan tentang perbuatan-perbuatan ajaib (ay 9)
  3. Sembahlah TUHAN dengan terus bermegah di dalam TUHAN dan bersuka hati mencari kekuatan dan wajah TUHAN. Sebagai anak cucu Yakub, umat pilihan TUHAN (ay 10-13).
  4. Sembahlah TUHAN sebagai Allah nenek moyang Abraham, Ishak dan Yakub. Allah Israel. Allah bagi seluruh dunia. Dialah TUHAN, Allah kita penghukuman-Nya berlaku di seluruh bumi. Perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham, sumpah kepada Yakub dan ketetapan-Nya bagi Yakub adalah perjanjian yang kekal tentang keturunan dan tentang tanah perjanjian (ay 14-18)

Ayat 19-22 Jangan mengusik orang-orang yang Ku-urapi. Satu tema yang ada dalam penyembahan adalah "ingat akan pemelihara TUHAN yang kuat". Kisah ini sangat indah, menceritakan tentang Israel sebagai suatu bangsa yang kecil ditengah kekuatan bangsa-bangsa besar Pembentukkan bangsa Israel terjadi ditengah-tengah bangsa-bangsa yang besar, bermula dari "mereka tidak seberapa, sedikit saja, mereka orang asing disana, mengembara dari satu bangsa-ke bangsa lain, dari satu kerajaan ke kerajaan lain (ay 19-20) meskipun mereka ditengah-tengah bangsa-bangsa yang besar tangan keperkasaan TUHAN memelihara mereka "la tidak membiarkan siapapun memeras, raja-raja dihukum-Nya karena mereka" (ay 21). suatu pernyataan yang hebat ada pada ayat (22) "jangan mengusik orang yang Ku-urapi, jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabi-Ku".

Ayat 23 -36 Penyembahan kepada TUHAN bangsa-bangsa. Kali ini puji-pujian akan menjadi penyembahan dari bangsa-bangsa yang menyatu dengan puji-pujian bani Asaf, bangsa Israel dan seluruh bangsa kepada satu TUHAN. Suatu masa depan penyembahan yang tiada taranya, dimulai dengan:

  1. Sembahlah TUHAN dengan Nyarıyian. Segenap bumi bernyanyi bagi TUHAN karena keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari (ay 23)
  2. Bangsa-bangsa menyembah TUHAN. Kali ini bangsa-bangsa yang mengambil peran untuk menceritakan perbuatan-perbuatan ajaib TUHAN diantara segala suku bangsa, sebab TUHAN itu besar, dahsyat. Karena Allah Israel adalah TUHAN dan allah bangsa-bangsa adalah berhala. TUHAN agung,penuh kekuatan dan sukacita (ay 24-27)
  3. TUHAN disembah dalam kemuliaan-Nya. Kepada TUHAN saja kemuliaan dan kekuatan, berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan, masuklah menghadap Dia, sujudlah menyembah kepada TUHAN, Gemetarlah dihadapan-Nya, biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biarlah orang berkata diantara bangsa-bangsa "TUHAN itu Raja" (ay 28-33)
  4. Menyembah TUHAN dalam Syukur. Bersyukurlah kepada TUHAN kasih- setianya kekal. TUHAN adalah Penyelamat. Puji-pujian hanya kepada TUHAN Allah Israel dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. (ay 34- 16a)
  5. Umat Yang Menyembah dalam amin. Kebenaran TUHAN. Seluruh umat. Seluruh bumi mengatakan: Amin, Pujilah TUHAN (ay 36b)

PENERAPAN

Kita tidak pernah menduga tentang inklusifitas atau aspek keterbukaan teks I Tawarikh 16:7-36, bagaimana mungkin dalam suatu keimanan Yahudi yang protektif, bahwa TUHAN Allah adalah Allah bangsa Israel. Dan Allah bangsa Israsel merujuk kepada Allah nenek moyang bangsa Israel. yaitu Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Israel. Tetapi dalam Firman Tuhan hari ini memberikan kepada kita suatu rujukan ajaran yang berbeda, tentang perkenalkanlah perbuatan-perbuatan TUHAN kepada bangsa-bangsa" (I Taw 16 :8) dan jiwa pewartaan inklusif tentang kemuliaan Tuhan dan perbuatan-perbuatan ajaib-Nya perlu disampaikan kepada bangsa-bangsa “ …. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan- perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa. (ay 24). Ini dasar lain untuk memberikan suatu langkah yang besar dalam hidup beriman kepada Allah Israel, bahwa kebenaran dan besarnya Allah Pencipta yang disembah oleh nenek moyang bangsa Israel, itulah yang kita imani dan sembah pada hari ini di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Juruselamat dunia. Amin.

Untuk Informasi lainnya yang terdapat di dalam buletin, Silahkan download file pdf yang link-nya tersedia di bawah ini
GKI Martin Luther

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama